Diam itu Emas, Masa Iya?

silent is golden
Sumber foto: https://cdn-images-1.medium.com

Katanya diam itu emas

Sementara emas Papua dikuras habis

Terbang melayang bertukar dollar

Masyarakatnya ngontrak di negeri sendiri

Ditangkapi, dipukuli, dicap kriminal, dibunuh

 

Lalu, kita masih layak berdiam?

Dan terus larut dalam geram?

 

Katanya diam itu emas

Sementara di pelosok-pelosok, petani dikriminalisasi

Dirampas tanahnya, ditanami beton,

ditimbun semen

Sawah-sawah gembur disulap menjadi pabrik, mall-mall, apartemen dan juga bandara

Atas nama modernisasi semua seakan wajar adanya

 

Lalu, kita masih layak berdiam?

Dan tega menyaksikan Indonesia kian suram?

 

Katanya diam itu emas

Sementara perempuan dan anak terus menjadi korban kekerasan seksual

Dan orang-orang terus saja menyudutkan korban

Menyalahkan cara berpakaian perempuan, cara bersikap, cara berperilaku

Padahal jelas, perkosaan terjadi karena masih adanya pemerkosa!

Dan Negara masih diam seribu bahasa, tanpa memiliki kebijakan yang melindungi perempuan dan anak dari kekerasan seksual, juga keadilan bagi korban

 

Lalu, kita masih layak berdiam?

Dan tega menyaksikan Indonesia semakin kehilangan generasi-generasi emasnya?

 

Katanya diam itu emas

Sementara kawan-kawan kelompok minoritas seksual terus dimusuhi, dipersekusi, dilucuti identitasnya

Fitnah mengalir deras, menderas

Kekejian yang diwajarkan atas nama politik lalu disakralkan dalam peraturan-peraturan

Jadi bahan dagangan di televisi

Menari setiap jari-jari netizen berisi makian

 

Lalu, kita masih layak berdiam?

Dan masih punya rasa untuk hidup berdampingan?

 

Masih yakin diam itu emas?

*Diambil dari buku Kumpulan Puisi Ryan A. Syakur & Muhemi – Sesat Wal Afiat (2018)

One Comment Add yours

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s