Kuning; Heptologi Puisi Bianglala (3)

Kuning

Hey siangmu yang menyala

Kutahu kau pasti terjaga

Kuning menguning menyinari

Serpihan hati

 

Meski serangkaian patah tak jua sirna

Kau tatap, lara membara

Suara berlebur getih

Menyambut perih

 

Seketika kau rebut kesunyian

Dalam perasaan syahdu berceloteh dengan Sang Pemberi Hidup

Rampas kau rampas

Semangkuk sakral ibadahku, yang mungkin kau tak kehendaki

 

Sadari, ku tak bisa menjelma kau

Kau tak bisa paksakan semua laku

Sungguh, menyembah seluruh label keyakinanmu ku tak bisa

Beri kesempatan sejenak saja membaur kepada Sang Pemberi Hidupku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s