Dua Juli, Makan Makan di Sana Sini

“Kalo makan, aku mah bisa makan apa aja, di mana aja. Asal sama kamu.”

Dua kalimat Sisy begitu menderas di hati saya. Kalimat terakhir bikin meleleh. Iya, dia memang doyan makan apa aja. Kecuali mayones-mayonesan dan kawan-kawannya.Yang dia enggak suka lebih sedikit banget daripada makanan yang disuka.

Apalagi kalo makannya berduaan sama saya. Bisa enggak berhenti sebelum megangin perut yang mulai kencang. Haha. Kami memang duo gembul pemburu makanan.

Soal makan, Sisy hampir enggak ada masalah. Dari makan pinggir jalan yang sering banget kita jabanin sehari-hari. Sampe restoran agak mahal, yang kita berani satronin pas lagi dapat traktiran kawan.

Nah suatu hari Sisy pengen banget nyobain makan di Sana Sini Restaurant. Resto buffet di Hotel Pullman, Thamrin Jakarta. Dari ulasan Zomato, banyak yang merekomendasikan karena makanannya yang yummy yummy cihuy.

Harga rata-rata 750.000 untuk dua orang. Untuk buffet, per orang 440.000. Bebas makan sepuasnya. Minumnya kopi panas atau teh panas, untuk sekali pesan. Kopi hitam panasnya juara. Espresso berasa karamel di lidah. Seterong jack! Kata Sisy, tehnya juga aduhai.

Ya kalo soal harga emang mehong. Mewah banget nget lah kalo bagi kami yang udah bahagia sangat bisa makan ketoprak si doyox, langganan dekat rumah. Udah girang ndeprok nyomot nasi kucing sama gorengan plus es teh tawar di nasi kucing HIK Pondok Kelapa.

Selama lima tahun menikah, kami jarang sekali dinner di tempat tempat elit nan mehong. Hampir enggak pernah malah. Malam ini akhirnya kesampean. Sisy traktir saya tepat di hari ulang tahunnya ke sekian. Dua juli.

Langsung lah kami gibeng. Keliling lah kami untuk cari mangsa.

Memang pas banget deh namanya Sana Sini Resto. Karena lokasi makanannya emang tersebar di sana sini. Ada enam jenis makanan di setiap corners-nya. Western, chinese, japanese, indonesian, roti-rotian, dessert (cake manis dan gelato).

Saya langsung menclok di lokasi sushi, mencomot sashimi salmon, tuna dan sushi. Ah segar banget. Enggak amis. Kami lanjut menjajal spaghetti aglio olio yang nendang di lidah. Semua jenis dimsum kami libas. Enak! Cekernya agak kemanisan dikit di lidah. Maklum ndeso.

Saya lanjut menyantap roasted duck with hainan rice. Aduduhh enaknyo.

Di deretan makanan indonesia, kami naksir pada sate ayam bumbu taliwang yang katanya menu andalan. Unik unik sedap. Radar kami langsung menuju ke bakmi goreng jawa. Yang langsung dibuat sama si chef pas kita request. “Ah sumpah enak banget ini mie jawa,” kata saya berkali-kali. Sisy enggak berhenti ketawa. Cuma tadi kelupaan untuk pesan yang agak pedas.

Setelah kekenyangan berat, kami menutupnya dengan gelato kurma, semangka, dan buah naga. Aseli lho enggak nyangka nih gelato seenak ini. Gelato kurmanya kental, berasa cacahan kurmanya kecil kecil. Gelato semangka seger banget. Gelato buah naga unik unik enak.

Ah emang sih, semua makanan bagi kami itu hanya dua: enak atau enak banget. Haha!

Selamat ulang tahun Sayangku. Berkah sehat dan bahagia terus. Agar terus bisa barengan makan makan enak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s