Anak-Anak Matahari

Tak sedikitpun melangkah mundur

Meski menggigil ditiup pagi

Terbakar dijilat siang

Getir dilalap malam

Anak-anak matahari

Mendudukkan sunyi

Pada kota yang gaduh

Menyelipkan mimpi

Masuk merasuki

Alam pikirnya

Lantas raib dimakan rayap

Merambati dinding hati

Suara-suara rapuh

Siap saji di hajatan lima tahun berikutnya

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s