Hari Ini Sesegeralah Mungkin Menjelma Esok dan Esok Lagi lalu Esoknya lagi

Pernahkah kau merasakan hari yang karam? Matahari begitu kejam menyiksa. Senja tak kunjung datang. Hingga malam sangat lambat menutup hitam layar main kehidupan.

Itulah hari ini. Ia tak berharap yang sama untuk esok esoknya.

Ia tersungkur lesu di depan kamar perawatan intensif rumah sakit di sebuah kota Z. Sudah seminggu kedua orang tuanya berbaring tanpa sadar di sana. Itulah mengapa, Ia sangat benci hari ini. Hari yang tidak mungkin Ia loncati untuk menjadi esok. Pun esok hari, hanya terhitung 24 jam sejak hari ini. Lalu kelak kan jadi hari ini pula.

Selama ini, hanya kedua orang tuanyalah yang bisa membuat Ia bahagia. Ia tak percaya pada manusia lain selain kedua orang tuanya. Karena itu, hidupnya Ia persembahkan kepada kedua-duanya. Maka kau pasti bisa bayangkan, betapa hancurnya Ia ketika kedua manusia yang paling dicintainya mendadak tak sadarkan diri.

Sadar dengan masalahnya, dan yakin bahwa tiada manusia yang bisa diajaknya bicara. Maka Ia memutuskan untuk kirim surat kepada sang penciptanya. Ia menuntut Tuhan untuk menghapuskan hari ini.

Tuhanku,

Jika kau memang ada, tolong kau hapuskan hari ini untuk seterusnya. Karena hari ini adalah petaka bagiku. Hari ini sedang membuatku sedih yang begitu dalam. Aku ingin untuk selamanya tiada hari ini.

Surat yang Ia tulis, Ia larungkan ke laut suci.

Seminggu berlalu, tiada jawaban dia dapat. Kondisi kedua orang tuanya semakin menurun. Ia sangat marah. Ia pun memutuskan mengirimkan surat kembali kepada Tuhan.

Hei Tuhanku,

Jika kau penciptaku, tolong kabulkan permintaanku yang sederhana ini. Katanya kau adalah maha segalanya. Aku hanya ingin tidak ada hari ini.

Tetiba penglihatannya menghitam.

..

Cerita ini sudah tersebar di kotaku. Hingga aku putuskan untuk mengunjungi rumah sakit tempat kedua orang tua Ia dirawat.

Sampailah aku di ruang itu. Tak sengaja pintunya terbuka. Kulangkahkan kakiku.

Tiga orang berbaring tak sadarkan diri bersebelahan di sana. Ia dan kedua orang tuanya.

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s