Kontemplasi

Pada kedua mata ini
Simpan rindu senyatanya
Diberinya anugerah air jiwa
Netes, membasahi lorong keakuan

Kerap hadir, angkuh senyatanya
Menghitamkan langit-langit kalbu
Berlomba yang terdepan
Jika perlu menjadi Tuhan

Terlelap di tengah keramaian
Bermain gula gula kebenaran
Meracik dusta, mencerca sesama
Kita lupa, ada untuk siapa

Sejenak masuki ruang kontemplasi
Merunduk mencari kepingan diri
Berserak di antara baik dan buruk sangka
Nikmati setapak menuju

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s