Remang

Lintas aksara

Kita kenalinya

Merekam tikam

Mencumbu silam

Arah remang

Tidak ada cahaya hari ini

Entah untuk esok

Menitik gamang

Yang muda

Bersilau galau

Yang tua

Merampas pulau

Sehirupan bhineka

Semangkuk aneka

Rasa rasanya jenaka

Hidup serupa boneka

Mulut harimaumu dengungkan unicorn

Menghitung kepala

Tanah sudah kau jajah

Lalu pikiran ditempa punah

Merdeka tak pernah

Menyongsong mati

Dalam remang:

Indonesianya siapa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s