Nyeruput Kopi Bersama Bapak

Jika libur tiba, Bapak menyempatkan main ke rumah saya. Obrol obrol menjadi sesuatu yang kami tunggu.

Saya akui, kami sering sekali berbeda pandang tentang banyak hal, dipersatukan satu hal: Doyan Ngopi!

Meskipun pilihan kopi kita berbeda pula. Bapak lebih senang robusta, yantebal dan pahit. Sedang awak memilih arabika, yang lebih nano nano

Dari kopi, obrolan mengalir deras. Tentang sengketa Pilpres. Tentang politik penguasaan rumah ibadah yang menggelitik nalar. Pun tentang sedah seduh kopi.

Pilpres kali ini Bapak memilih berada di tengah. Alias tidak menampilkan keberpihakannya sama salah satu pasangan calon.

Pilihan yang bijak, mengingat sudah dua periode ini ia dipercaya menjadi Ketua RW di lingkungan komplek kami.

“Capek liat orang berantem mulu. Ada itu teman Bapak, si A sama si B ribut cuma gara gara yang satu bela 01, yang satunya 02. Fanatik. Susah. Ujung-ujungnya musuhan,” ungkapnya.

Selain Pilpres, Bapak cerita soal politik pengelolaan Masjid. Rumit. Sengaja dibuat rumit oleh segelintir kalangan, karena (mungkin) punya kepentingan.

Akhirnya warga mengambil jalan mosi tidak percaya kepada Pengelola Masjid. Beberapa kegiatan keagamaan tidak dilakukan di Masjid tersebut.

Padahal simpel saja, keberadaan Masjid ya sebagai tempat ibadahnya warga. Masjid itu kudu netral, dan tidak dikuasai oleh salah satu kelompok tertentu.

Nah lepas dari politik politikan tadi yang paling asoy yang ngebahas sedah seduh kopi. Bapak suka banget ngopi. Kebiasaan ini nurun ke saya.

Saya senang banget nyeduh kopi untuk bapak. Ia suka robusta, yang disaring dengan V60 stainless. Maka momen seduh kopi untuk Bapak menjadi momen ritual spesial saya di hari libur.

Semua masalah hilang seketika. Seruputan pertama mengalirkan kafein ke jiwa. Bawa bahagia menjalani hari hari.

Bahagia. Ya memang sudah seharusnya semua kita berbahagia. Bukan begitu Alfonso?

Salam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s