Rintik tak lagi puitik

Kala alam marah. Rintik tak lagi puitik. Menerkam tikam derap langkah serdadu air. Cepat menyerbu tanah.

Kita merenung renung. Apa yang salah. Meratap tatap di antara reruntuhan dosa manusia. Rintik tak lagi puitik. Senja memburam. Cahayanya dilalap bencana. Duka datang seketika tak diundang.

Rintik tak lagi puitik

Rintik tak lagi puitik

Rintik tak lagi puitik

Alam murka. Bencana. Manusia tetap jadi manusia. Serakah.

Rintik tak lagi puitik

oleh ulah manusia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s