Pagi dan Malam yang Muram

Malam ini bercerita tentang malam malam yang tak pernah diceritakan, sebelumnya.

Tentang pagi pagi menyayat mimpi ceritakan pagi yang tak lekang disayatkan, setelahnya.

Kepada siapa lagi kami mengiba, jika malam dan pagi saling memuramkan.

Dan di antaranya mimpi mimpi tertidur tiada henti.

Dihunus asap, menembus jantung kota; letak kita berpijak.

Dalam jaring hingar bingar politisasi ruang-ruang riang bersama serdadu pucat pasi.

Dipaksa lagi menghias diri, untuk esok hari ala ala sang penguasa roda ketamakan.

Pagi dan Malam yang muram.

Tentang cerita cerita yang terus dipertentangkan, dari pagi hingga malam, pagi lagi, malam lagi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s