Komedi, Jalan Damai

Makin ke sini saya belajar. Yang terpenting dari hidup adalah menertawakannya. Ya, komedi (ternyata) jadi jalan membahagia, kala banjir cobaan hidup. Tiap hari dari melek mata, sampe merem dan balik melek lagi kita selalu dimampirin sama ujian hidup. Seakan gak pernah capek tuh ujian nongkrong bae di halaman pikir kita. Emosi sah sah aja memuncah…

kawan lawan; lawan kawan

untuk hidup yang begitu buas kita hanya bertukar peran jadi bajingan terjeda oleh lamunan seolah kawan menyerbak buih buih senyata lawan di persimpangan nafas nan keras kita hanya terpaut sejengkal tatapan kemarin kemarin dahulu kita berkawan besok hingga hari hari ke depan kita berlawan kau yang dulu bukan kau yang sekarang atas nama kuasa dan…

LEYJATI

“dukkk…” Sepakan tendangan sudut melengkung mendekati gawang lawan. Bola melayang mendekati arah kepala bek lawan yang kokoh bak tembok berlin. Bola melengkung mengecoh penjagaan lini belakang lawan. Lengah, si gelandang muncul dari lini kedua menyundul bola ke sudut lawan. Gol! Gol! Gol! Luar biasa. Leyjati. Ia dekati sang pengumpan. Tos! Senarai Leyjati, namanya. Ley, nomor…

Sampai Kapan?

Masih ada waktu Meski kini masih tergolek membeku Dalam senandung rindu Di kotak pendingin Tentang masa lalu yang tak pernah berani diungkapkan

Pagi dan Malam yang Muram

Malam ini bercerita tentang malam malam yang tak pernah diceritakan, sebelumnya. Tentang pagi pagi menyayat mimpi ceritakan pagi yang tak lekang disayatkan, setelahnya. Kepada siapa lagi kami mengiba, jika malam dan pagi saling memuramkan. Dan di antaranya mimpi mimpi tertidur tiada henti. Dihunus asap, menembus jantung kota; letak kita berpijak. Dalam jaring hingar bingar politisasi…

Ada Apa Dengan Mimpi?

Saya termasuk orang yang percaya, mimpi tidak akan pernah terwujud kalau kita enggak berusaha mengejarnya. Diam-diam di rumah. Gogoleran di kasur seharian. Terus apa yang kita mimpikan akan datang sendiri ngetuk-ngetuk pintu rumah. Takhayul itu! Kalau mau cepat meraih mimpi, ya kerja keras. Kalau mau lebih cepat lagi, ya kerja lebih keras. Kerja bukan sembarang…

Rintik tak lagi puitik

Kala alam marah. Rintik tak lagi puitik. Menerkam tikam derap langkah serdadu air. Cepat menyerbu tanah. Kita merenung renung. Apa yang salah. Meratap tatap di antara reruntuhan dosa manusia. Rintik tak lagi puitik. Senja memburam. Cahayanya dilalap bencana. Duka datang seketika tak diundang. Rintik tak lagi puitik Rintik tak lagi puitik Rintik tak lagi puitik…

Menulis: Hobi dan Profesi

Komitmen menulis satu hari satu tulisan di blog memang berat ya. Berkali-kali saya mencoba konsisten menulis tiap harinya, berkali-kali pula harus kembali di titik 0. Niat nulis setiap hari. Lalu menjalankannya. Alasannya enggak konsisten nulis ini beragam. Enggak sempat karena banyak kerjaan lain lah. Waktu yang dirasa begitu cepat berlalu, lah, Sampai ide yang tiba-tiba…

Esai Foto : Kisah Penyintas Covid-19, Sepi Sunyi Sebatang Kara

Setiap hari Harry Dalle (73) datang ke makam sang adik Martin Dalle dalam kondisi cuaca apapun. Terik matahari dan guyuran hujan tak memadamkan semangatnya untuk terus hadir di sisi pusara adik tersayangnya. Harry salah satu penyintas yang paling merasakan dampak dari pandemi Covid-19. Pandemi telah merenggut nyawa Marthen, orang yang paling ia cintai. Saat merawat…

Belajar dari 2020

Nulis Journal untuk merangkum hari. Udah agak lama kepikiran, baru kali ini kesampaian. Kenalkan tulisan journal saya #jurnalhaRyan. Spontan tertuliskan di penghujung tahun, (mungkin) agar tak segera terlupakan~2020 perlahan akan pergi. Sederet peristiwa terekam dalam kenang. Suka, duka, bahagia membaur melagukan ragam nada. Awal tahun kedatangan tamu tak diundang, hingga kini tak kunjung pulang. Dipaksanya mesra,…