KPU Umumkan Hasil Pilpres Dini Hari Tadi

Penunjuk jam digital smartphone saya menunjuk pukul 06.30. Sambil ritual BAB pagi, saya berselancar di laman Instagram. Seorang kawan mengunggah photostory. Kira kira isinya: KPU telah umumkan hasil pilpres dalam Rapat Pleno dini hari tadi. Ini berarti lebih cepat satu hari dari yang dijadwalkan, 22 Mei. Mengutip detiknews.com, KPU mengumumkan bahwa jumlah suara sah nasional…

Kembali tak kembali

Selamat datang pemintal rindu Dari aku, tergugu menunggumu Sejak kakimu melangkah pergi Terpaut waktu, kupikir aku tlah lupa Nyata nyata tidak Meski kuusir dalam ingatan Merangsek masuk Lalu, kubukakan pintu kembali Meski hanya ilusiku Dan mimpi mimpi tidurku Kerap temukanmu Dalam kedamaian semesta

Makanan Pokok Indonesia Ternyata Bukan Nasi?

“Orang Indonesia itu kalau belum makan nasi itu namanya belum makan.” Mungkin ucapan di atas sering merasuki telinga kita. Makan bakso belum lengkap tanpa nasi. Makan mie instan, kurang kenyang tanpa nasi. Bahkan, makan siomay makin sedap kalau pakai nasi. Bahkan makan di Restoran Padang kurang lengkap rasanya kalau enggak nambah nasi. Makanya, pasti terjadi…

Istimewa

Tak perlulah mengistimewa Tuk jadi istimewa Karena istimewa Bukanlah mereka reka

Merdeka wkwkwk

Merdeka. Manis rambat kata. Di ujungnya bersiap kecewa. Penantian. Tak kunjung reda. Kecewa. Adalah jalan keluar. Menuju neraka yang entah dimana. Sedang kasmaran dicumbu surga. Ah Ah Ah. Matilah aku. Temaram ini temukanku pada kedua. Berada di antaranya sekian lama. Mengusung dosa dosa. Yang kulumat sendiri. Di negeri antah berantah. Merdeka adalah surga Merdeka adalah…

Menuju Esok

Pudar tunggu Di antara cahaya Menerang Perlahan redup: lenyap Penglihat menggelap Menuju hari tujuh belas Bulan empat Dua kosong satu Sembilan Memilih tak memilih Adalah petaka katanya Digelandang ke sudut Sumpah ceramah berupa rupa Kerumunan kerumunan atas nama Pasung jiwa jiwa merdeka Konstruksi ahli rasa Membusuki jelaga dalam bejana

Remang

Lintas aksara Kita kenalinya Merekam tikam Mencumbu silam Arah remang Tidak ada cahaya hari ini Entah untuk esok Menitik gamang Yang muda Bersilau galau Yang tua Merampas pulau Sehirupan bhineka Semangkuk aneka Rasa rasanya jenaka Hidup serupa boneka Mulut harimaumu dengungkan unicorn Menghitung kepala Tanah sudah kau jajah Lalu pikiran ditempa punah Merdeka tak pernah…

Rakuasa

Merancang bangun persatuan Lalu membualinya Seketika Hanya rancak sebentuk kata Mengumpul kepul Berbentuk angka Merangkak kau mencumbunya Bermain lamuti manisnya Berteriak lantang memanjat santun Tinju siapa yang menghadang Telan logika

basa basi debat pil pret

ruang dan waktu sekap deru mengangkang gemuruh kata, hilang kita menyela di antara waras dan gila di antara waras dan gila abu abu menyalak rupa rupa luka sapa keningmu setelah menuntuti nafas terakhir: kentut bajingan itu bernama pemilu lubang kakus kotak suara menunggu ditusuk: berak

Seni Merayakan Kritik di Tengah Kegaduhan Praktik Politik

Partai Senang Revisi. Anda sudah barang pasti tidak akan menemukannya di deretan daftar Partai Peserta Pemilu 2019. Sebagai sebuah karya seni, Partai ini akan menjelajah nalar kita. Mempertanyakan berbagai kegaduhan politik negeri ini jelang April. Memperolok-olok kenaifan berpikir politisi dan kaum elit negeri. Sekaligus tes ombak, sudah sejauh mana bangsa ini mampu menerima kritik dari…